“sebuah kemaksiatan yang terorganisir dengan baik ,akan bisa mengalahkan kebajikan yang tidak terorganisir dengan baik” (Umar bin Khatab)
Angin masih berhembus..,bumi masih berotasi..,oksigen-oksigen masih gratisan di udara..,aliran darah masih mengalir dengan derasnya..,jantung mumpung belum bosan berdetak ria..,ketika waktu terus berjalan,dan anjing belum me-ngeong, maka… aktivis dakwah KSI Al Furqan pun masih terus berjuang menyuarakan islam.
“Eit..eit.. apaan tuh KSI?”
“Engkau belom tau ya? Susah-susah daku bikinin sajak keren di atas… ya udah baca aja terus!”
KSI…,apaan sih KSI, Kumpulan Sciencetist Imoet? Komplotan Setan Item? Kepala Sekolah India? Kelapa Sayur Ikan? Ya bukan laah. Yang bener Kelompok Studi Islam! Ya, kelompok ato sebuah organisasi yang bergerak di bidang dakwah dalam ruang lingkup eSeMA. Organisasi ini mulai mengukir sejarah perjuangan mereka,karena keprihatinan deengan kondisi siswa-siswi muslim yang ga kenal islam di anutnya secara komprehensif (menyeluruh),sadar kewajiban amar ma’ruf nahi munkar,maka KSI Al Furqan muncul untuk terus menjadi pejuang Allah.
Menurut penelitian para ahli sejarah,KSI Al Furqan ini udah ada sebelum paku pertama di gedung perpustakaan Smaven nancep,alias udah muncul taon 90-an lah! Yeah emang udah cukup tua..tapi mereka nggak pernah cape berjuang ngedakwahin penghuni2 smaven. Bahkan mereka makin semangat melakukan perjuangan mulianya itu. Tua-tua di sunat,makin tua makin semangat! Betul?!
Tahun demi tahun mereka hadir untuk memperjuangkan islam,mereka memperoleh langganan tantangan dakwah yang sering datang menimpa mereka , di cemooh,di anggap anak2 aneh, di asingkan, di fitnah,di ludahi,di lempari,di rudal,di bom,di tangkap,di siksa,di bunuh! (nggak semua yang loe baca itu bener. Tapi buat kawan kita yang di Irak dan Palestin mungkin bener terjadi ^_^) tapi apa mau di kate,KSI tetep berdiri kok.Buktinya mereka udah beberapa kali ngadain Pemilu untuk milih Amir-Amir mereka. Menurut data dari intelegent yang bisa di percaya, bos-nya organisasi ini mulai tahun 2000 adalah Ibnu sabil yang sekarang sudah berhasil lulus mengkaji di STPDN,trus tahun 2001 ada Abdul Hasan yang sekarang udah jadi guru dan masih kuliah di IAIN,tahun 2002 Akhmad Wahyudi yang masih kuliah di Fekon Unlam,tahun 2003 ada Fajrian Afwan yang masih nyantren di FE UI,juga tahun 2004 ada Umar yang sekarang nongkrong di FKIP Unlam,lanjut! untuk 2005 Arif Setiadi yang gaulnya sekarang di STAN Cimahi, dan tahun 2006 ada Mas Rezky Fajrianoor yang sekarang di UNESA Surabaya,2007 ada Kang Aswin S. yang masih bisa di dapati di emperan smaven sekarang,alias masih belom lulus. Data yang barusan itu bukan data-data teroris loh. Mereka itulah yang patut kita contoh,mereka pemuda-pemuda yang dengan ikhlas berdakwah dan membuat KSI Al Furqan lebih luar biasa!
Cita-cita KSI Al Furqan sih dulu menciptakan suasana islami di lingkungan SMA Negeri 7, ternyata mereka nggak puas hanya di ruang lingkup smaven aja, ya udah diganti deh cita-citanya jadi Agent of Change. Keren kan?! Yeah,mereka emang serius kok. Mereka memang ingin menjadi agen-agen perubahan yang bisa mengubah bumi Allah ini menjadi lebih baik dengan islam. Mereka ingin segala yang terjadi di muka bumi ini sesuai dengan syariat islam. Kenapa? Ya iya lah..kan Allah yang ciptain mereka,jadi wajar aja mereka pengen menjalankan seluruh kemauan panciptanya. Kecuali yang ngerasa bukan ciptaan-Nya. (nggak nyinggung looh) .
Syiar islam makin gencar dilakukan oleh KSI Al Furqan,sampe pernah menghadirkan pembicara-pembicara barkaliber nasional pada seminar remaja yang mereka adain setiap tahunnya.seperti Kang Harry Moekti,mantan artis dan penyanyi ibukota, Ust.Karebet, motivator bertaraf internasional. dan laen-len sebagai pemateri. Selain itu tiap tahunya ,KSI Al Furqan juga ngadain lomba-lomba dan training islami yang mengundang rekan-rekan SMA lain se-kalsel. Atau acara mingguannya, ada DIARI (dialog remaja islam), Penjahat (pengajian jam istirahat), pengajian jum’at pagi,bedah buku,bedah film,yang rutin mereka adakan dalam ruang lingkup smaven. KSI Al Furqan juga nerbitin bulletin remaja Seven Mind tiap dua minggunya,ngegawe famplet dan mading. Dengan kegiatan yang seabrek itu memang belum cukup untuk mengembalikan kehidupan islam di muka bumi, karena itulah bagi mereka jalan masih panjang dan berliku. Hingga atas kesadaran kita2 untuk terus menjadi pejuang Agama Allah,untuk mengembalikan Islam yang kaffah.(akb)